Rabu, 10 Juni 2015

Mencari Jumlah,Nilai(IF),Rataan(AVERAGE),Nailai Max(MAX),Nilai Min(MIN)



Mencari jumlah, nilai rata – rata, nilai, maxsimum, dan minimum dalam microsoft Excel


Gambar

Cara Mencari Jumlah  adalah =SUM(C3:G3)
Cara Mencari Rata – Rata adalah =AVERAGE(C3:G3)
Cara Mencari Nilai adalah =IF(I3>80,”A”,”B”)
Cara Mencari Nilai Maximum adalah =MAX(C3:G12)
Cara Mencari Nilai Minimum adalah =MIN(C3:G12)

Rumus Logika Excel (Fungsi IF) Fungsi IF Pada Excel Secara Sederhana



Fungsi IF pada Microsoft Excel dapat digunakan sebagai formula logika untuk menghitung atau menentukan nilai sebuah pernyataan dimana fungsi IF akan memberikan nilai tertentu jika logika benar atau salah.

Kali ini kita coba secara sederhana bagaimana sebuah rumus fungsi IF digunakan.

Contoh pertama:

Buat data seperti data berikut:

Lalu kita coba sebuah pertanyaan sebagai berikut:

"Seseorang dinyatakan LULUS jika nilai ujian lebih besar atau sama dengan 60"

Maka rumus menggunakan fungsi if dalam Excel pada sel C7 yang terdapat pada data diatas adalah sebagai berikut:=IF(B7>=60;"Lulus";"Gagal")

Contoh kedua:

Pertanyaannya: "Seseorang dinyatakan GAGAL jika nilai ujian kurang dari 60", maka rumus pada sel C7 adalah:=IF(B7<60;”Gagal”;”Lulus”)

Contoh ketiga:

Pertanyaan sama pada contoh pertama tetapi pada sel E3 diisi dengan kata “Lulus” tanpa kutip, dan pada sel E4 diisi dengan kata“Gagal”. Maka rumus pada sel C7 adalah =IF(B7>=60;E$4;E$5)

Contoh keempat:

Pertanyaan sama pada contoh pertama tetapi pada sel E3 diisi dengan kata “Lulus” dan pada sel E4 diisi dengan kata “Gagal”. Tetapi pada rumus pada sel C7 adalah =IF(B7>=60;Lulus;Gagal).Kata Lulus dan Gagal tanpa kutip tidak sama dengan pada rumus pada contoh pertama yang menggunakan kutip.

Nah Anda dapat berkreasi sendiri dengan rumus-rumus sederhana diatas.
Salah satu kelebihan dalam Program Excel adalah fungsi logika. Ada beberapa formula/rumus logika, diantaranya IF dan COUNTIF. Pada sesi ini kita akan belajar penggunaan logika dengan IF STATEMENT.

  IF STATEMENT : IF(logical_test;value_if_true;value_if_false) IF adalah fungsi dasar logika dalam Excel. IF dapat digabungkan dengan AND atau OR untuk penggunaan logika yang lebih kompleks. Untuk lebih jelas, silahkan gunakan latihan di bawah ini: Masukkan A pada cell A1 dan Masukkan B pada cell A2 Pada cell B1 ketikkan rumus/formula seperti ini :  =IF(A1=”A”;”TRUE”;”FALSE”), artinya kita akan menguji apakah nilai pada cell A1 = A, jika benar maka hasilnya adalah ”TRUE”, namun jika salah hasilnya ”FALSE”. Perhatikan penggunaan titik koma (;) diantara statement/argumen tergantung pada setting di komputer anda, dapat juga berupa koma (,). Lalu copy kan rumus tersebut di cell B2 Hasil yang akan diperoleh adalah, pada cell B1 nilainya adalah ”TRUE” karena cell A1 = A, sedangkan pada cell B2 nilainya adalah ”FALSE” karena cell B1 = B Untuk lebih jelas lihat ilustrasi gambar di bawah ini:


Catatan: Argumen pada IF STATEMENT terbatas sampai tujuh (7) argumen. 
Contoh dengan menggunakan lima argumen: =IF(A1=”A”;”PERFECT”;IF(A1=”B”;”GOOD”;IF(A1=C;”ENOUGH”;
IF(A1=”D”;”BAD”;IF(A1=”E”;”VERY BAD”;”NO DATA”)))))

Jika ada kesamaan nama dalam Data mohon maaf sebesar-besarnya.Nama Tersebut hanya Fiksi belaka.Sayonara~

Validasi Data dan Penyimpanan berpassword pada Ms.Excel

Posting kali ini akan menjelaskan cara mem-Validasi data dan Menyimpan password untuk Ms.Excel

1. Untuk memasukan data yang valid, blok dahulu kolom umur dari atas ke bawah -> masuk ke Data -> klik Data Validation.

2. Isilah kisaran angka yang boleh diisi pada kolom umur, contoh 14-17 pada setting. seperti pada gambar.



3. Selanjutnya, klik Input Message, tulislah judul/tittle dan input messagenya. seperti pada gambar
4. Langsung menuju ke Error Alert ganti lambang style dengan information, isilah tittle, dan error meesagenya.

5. Setelah selesai mengisi semua data dalam data validation klik OK. lalu, tampil lah kotak instruksi ketika cursor ditempatkan pada kolom umur.

6. Karena sudah diatur data agar valid, maka jika kamu memasukan data yang tidak sesuai dengan kisaran pada instruksi akan keluar kotak sebagai berikut 
7. Agar tidak keluar kotak seperti gambar diatas, maka isilah data tersebut sesuai dengan instruksi yang ada.


Itulah cara untuk mem-validkan data. Selanjutnya bagaimana caranya agar kita bisa menyimpan data tersebut dengan password? berikut langkahnya:

1. klik File -> Save As -> Excel Workbook sebagai tipe file atau sesuka anda ->isi file name misal Book 1 atau itu semua terserah keinginan kamu.




2. Lalu, klik Tools pada kotak dibawah ini, dan pilih General Options. setelah pilih General Option maka akan keluar kotak seperti pada gambar, dan isi data yang ada dalam kotak tersebut. diantaranya Password yang ingin kamu gunakan untuk membuka file tersebut
                                      
3. setelah mengisi Password maka konfirmasi kembali Passwordnya, sebanyak 2 kali 






 4. Klik Ok setelah kita selesai menulis Passwordnya dan mengkonfirmasi kembali. dan klik Save. 

 Kurang lebihnya seperti itu. Sampai Jumpa~

Cara menggunakan Validation di Ms.Excel 2010

Ketika bekerja dengan dokumen Ms.Excel pasti ada kemungkinan kita memasukkan data yang salah. Entri yang salah ini akan berakibat buruk terutama ketika membuat laporan sensitif.
Bayangkan data laporan keuangan yang ketika kita harusnya memasukkan nilai angka tetapi malah kita masukkan teks, tentunya penjumlahan angka-angka pada laporan tersebut akan menjadi kacau.
Sebagai contoh, coba perhatikan screenshot dokumen di bawah ini. Adakah hal yang aneh?

Terlihat bahwa total nilai adalah 175000 padahal seharusnya adalah 366000 (45000 + 130000 + 191000). Apa kesalahan yang terjadi? Ternyata pada nilai untuk Powerbank tertulis 19I000 (sembilan belas diikuti huruf I dan tiga angka nol) dan bukannya 191000 (seratus sembilan puluh satu ribu rupiah).
Untuk mencegah hal-hal seperti ini Anda dapat menggunakan fitur Data Validation. Ikutilah langkah berikut yang menunjukkan pemakaian Data Validation.

  1. Buatlah worksheet baru pada aplikasi Excel 2010 Anda.
  2. Ketiklah data persis seperti yang terlihat pada gambar di atas.
  3. Pilih range D2:D4.
  4. Pilih tab Data, klik menu Data Validation.
  5. Pada dialog Settings yang muncul, terdapat beberapa entri. Untuk entri Allowterdapat berbagai tipe validation, untuk kepentingan contoh kita pilih Whole number. Masukkan pilihan greater than or equal to untuk entri Data. Dan angka 0 untuk bagian entri Minimum. Klik tombol OK.
  6. Kembali ke worksheet kita seakan-akan tidak terjadi apa-apa. Sekarang, cobalah pilih menu Data Validation -> Circle Invalid Data.Akan terlihat kalau angka 19I000 yang salah akan dilingkari dengan warna merah. Terlihat dengan jelas bagaimana sekarang kita dapat menandai penulisan yang salah dengan kondisi validasi data yang kita masukkan sebelumnya.
  7. Sekarang coba hapus isi cell D4 dan ganti dengan angka 191000. Apa yang terjadi? Lingkaran merah akan hilang secara otomatis dan total penjumlahan akan bernilai 366000.
  8. Cobalah ganti lagi isi cell D4 dengan angka yang salah, misalkan 19C000. Apa yang terjadi? Karena data validation akan memproteksi isi cell kita dengan kondisi yang sudah kita definisikan, maka pada saat memasukkan data yang salah akan muncul pesan error seperti gambar berikut.
  9. Selesai
Demikian para pengunjung, telah dijelaskan dengan contoh bagaimana data validationbekerja.  Jika ingin berdiskusi lebih jauh mengenai artikel ini ataupun fasilitas Excel lainnya maka Anda dapat bergabung di user group Facebook kita di https://www.facebook.com/groups/belajarexcelinfo